Senin, 24 September 2007

Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern

Ir. Firlan, MM

LATIHAN SOAL TERJAWAB - BAB 1



Untuk mahasiswa, jawaban diberikan untuk soal ganjil.


1. Jelaskan pentingnya statistika dalam kehidupan sehari-hari, dan siapa saja yang sering menggunakan statistika?

Jawaban:

Statistika membantu dalam mengambil keputusan yang tepat, alat untuk mengendalikan kualitas dan memungkinkan untuk mengetahui peluang suatu kejadian di masa mendatang.

Statistika sering digunakan oleh ekonom, pimpinan perusahaan baik dalam bidang keuangan, manajemen, akuntansi dan bidang lainnya.


2. Sebutkan contoh riil penggunaan statistika dalam manajemen dan akuntansi?


3. Jelaskan perbedaan statistika deskriptif dan statistika induktif? Berikan contoh dari kasus sehari-hari yang Anda temui!

Jawab:
a. Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menggambarkan atau mengdeskripsikan data menjadi informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan. Contoh statistik deskriptif adalah pembuatan distribusi frekuensi, diagram, ukuran pemusatan dan penyebaran.
b. Statistik induktif adalah statistik untuk menganalisis dan menginterprestasikan data menjadi suatu kesimpulan dari populasi dengan menggunakan sampel. Contoh teori probabilitas, pengujian statistik, regresi, dan korelasi dan lain-lain.

4. Dikatakan bahwa keuntungan saham BCA adalah Rp 350 per lembar, dan nilai saham BCA dua kali saham Bank Danamon. Apa skala pengukuran yang dipakai dalam soal di atas?



5. Jelaskan perbedaan antara populasi dan sampel! Berikan contoh dalam kehidupan ekonomi dan bisnis yang ada di sekeliling Anda!

Jawab:
Populasi adalah keseluruhan anggota dalam suatu objek, sedang sampel adalah bagian dari populasi. Contoh tentang perusahaan di pasar saham. Seluruh perusahaan adalah populasi, sedang perusahaan sektor perbankan adalah sampel. Pada industri mobil, maka seluruh perusahaan adalah populasi, sedangkan Astra dan Indomobil adalah sampel.


6. Berikut adalah prospek harga saham dari 150 perusahaan yang ada di BEJ pada tanggal 30 Mei 2003.

Perubahan Harga Saham Jumlah Perusahaan
Naik 80
Turun 50
Tetap 20

a. Jumlah perusahaan tersebut termasuk populasi atau sampel
b. Termasuk dalam kategori skala pengukuran apa kasus tersebut? Berikan penjelasan.
c. Apabila harga saham naik 5%, disebut dengan apa, angka tersebut?



7. Berikut adalah hasil survei tentang mutu buah-buahan di sebuah supermarket di Jakarta. Angka dalam persen.

Komoditi Buruk Cukup Baik Istimewa
Pisang 30 20 10 40
Jambu 40 15 10 35
Belimbing 20 10 10 60


a. Jelaskan menurut Anda, survei tersebut termasuk skala apa?
b. Dapatkah Anda membuat skala rasio dari hasil tersebut? dan apa kesimpulannya?
c. Bagaimana menurut Anda cara mendapatkan data tersebut, termasuk data primer atau sekunder? Kualitatif atau kuantitatif?

Jawab:
a. Skala interval, karena ada urutan dari buruk sampai istimewa.
b. Dapat, misalnya untuk mutu buruk, maka jambu adalah dua kali dari belimbing.
c. Data tersebut adalah data primer dari survei, dan merupakan data kuantitatif.


8. PT Caraka Bumi merupakan perusahaan konsultan untuk survei konsumen. PT Caraka Bumi mendapat permintaan untuk mengkaji apakah produk Mie Jawa diterima konsumen. Dari 1.000 konsumen yang ditanya, ternyata 650 menerima, 200 tidak menerima dan 150 ragu-ragu.

a. Aapa yang harus disampaikan oleh PT Caraka Bumi pada manajemen Mie Jawa.
b. Termasuk dalam statistik deskriptif atau induktif dari laporan PT Caraka Bumi?


9. Berikut adalah harga saham dari 5 perusahaan di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2003


Nama Perusahaan Harga Saham
Mustika Ratu Tbk. 550
Timah Tbk. 700
Bank Swadesi Tbk. 300

Skala pengukuran apa yang digunakan untuk menggambar-kan harga saham di BEJ, mengapa?

Jawab:

Skala nominal, karena harga saham tidak ada skala urutan, setiap kejadian berupa harga saham antarperusahaan juga saling lepas. Jadi merupakan skala nominal.




10. Berikut adalah harga saham dari 20 perusahaan sektor perbankan di BEJ pada tahun 2003:

Kisaran harga saham Jumlah perusahaan
160–303 2
304–447 5
448–591 9
592–735 3
736–878 1

Skala pengukuran apa yang digunakan dalam penyajian data dalam bentuk distribusi frekuensi tersebut? Mengapa?